Showing posts with label The Seasons. Show all posts
Showing posts with label The Seasons. Show all posts

re-Seasons

Setelah kecelakaan kamar ganti inilah, kami rasa perlu untuk menciptakan perubahan radikal dalam melihat fashion. teriak revolusi! *kenyataannya cuma mencela fashion orang lain*. fashion itu abstrak bung! kami pun akhirya mengabstrak, merandom dan merancu hingga nama ‘THE SEASONS’ kami cetuskan menjadi tagline utama ide fashion kami.

Dito - seasons re-surfaced.

JB baru dapet kabar dari seorang teman, si Ditto sang penulis tulisan berseri The Seasons. Katanya dia mau nulis lagi tentang fashion lagi disini. Sebenernya sih JB udah banyak banget tulisan ngantri, tapi berhubung kita orangnya baik, jadi boleh lah. Tapi gatau deh dia beneran niat apa gak. Kita doain aja ya.

Season 2.2 : The (New) Law of V Neck

(Wana / JB)

Sebuah insiden terjadi. Salah satu personil boyband- SM#SH (baca: semashh)- mencoba menggunakan kekuatan sakti V-Neck. Tapi sayang-seribu-sayang, dia agak sedikit salah dalam menggunakannya. Yang alhasil malah membuat dia terjerumus ke dalam jurang kesesatan fashion.
 

Apakah yang membuatnya salah? Sejuta akademisi dan peneliti yang berkecimpung di dunia Fashion meneliti akan hal ini. Ternyata setelah diteliti, ada sedikit kesalahan pada teori Anglo-Saxon (baca: kuno) dari V-Neck.

Teori lama V-Neck menyatakan bahwa semakin dalam V dalam pakaian V-Neck, maka akan semakin kuat kemampuan sakti V-Neck.

Ternyata teori itu sudah tidak berlaku lagi sodara-sodara! Teori itu sudah obsolote. Sekarang para akademisi dan peneliti sudah menemukan formula baru untuk mengukur keabsahan kekuatan magis dari V-Neck! Mari sambut The New Law of V-Neck!


Selanjutnya di Season 2.2 : The (New) Law of V Neck »

Season 2.1 : The (Old) Law of V Neck

Vneck (sumber)

V-Neck?

Apa itu? Pertanyaan ini sudah tak sepantasnya lagi diutarakan oleh seorang remaja seventeen (cis) seperti saya ini.

Soalnya kata-kata V-Neck ini sudah menjadi Isu Hangat dari sebuah band- atau mungkin lebih tepat disebut ‘mirip boyband’- yang amat-sangat ternama. Itulah mereka, SM#SH. Terserah kalian semua nyebut dengan logat Jawa ato logat Inglish, artinya bakal tetep sama aja, se-mas-Hh, sekali lagi, se-mas-Hh. Usahakan lafal H keluar dalam bentuk cipratan mulut anda. Crooot.

Gaya ini menurut saya sebenarnya (agak) membosankan dan tidak kreatif. Anda hanya perlu mencari sebuah baju dengan bagian leher sedikit terbuka hingga ke dada, atau mungkin lebih. Anda bisa menggunakan baju bekas dan sedikit effort gunting-menggunting maka setidaknya anda bisa mendapatkan baju seperti ini dengan mudah dan murah(an).

Selanjutnya di Season 2.1 : The (Old) Law of V Neck »

Season 2.0.1 : The Law of V Neck - Bonus Track

Maafkan kami sodara-sodara,

Pengampu rubrik ini kemarin selama dua bulan mendapat tawaran magang, jadi rubrik ini belum bisa diurus. Tapi tenang sadja, kemarin sang pengampu sudah kembali dari pertapaannya di Jakarta. 

Tapi sekali lagi ketidak beruntungan datang, Laptopnya mati total. Tulisannya jadi gabisa dibuat... Mari kita tunggu saja info selanjutnya dari sang pengampu, doakan saja yang terbaik baginya :)

Bonus:
Artikel tentang V-Neck untuk pria:

Season 2.0 : The Law of V Neck (Introduction)



a is the overall level of a person attractiveness. x is the constant for overall physical appearance (simplified model), and v is the variable of the tshirt model (influenced based on, say the depth of the v neck) and o is the variable of other clothes worn together with the tshirt. Equation is a=1/2{x+1/3(v)+2/3(o)}*2, take first order condition with respect to v to see the optimum v depth for the best result in a person overall attractiveness. assuming that a tshirt is weighted as one-third of a person overall clothes.
- Wibowo Suhaidi

Season 1 : Internship (Betatseting)

We thurst this word thou chlicheness. For thou seek the cliche from the fashiong, we'll burst thou mind, blow thou eyes and punch thou brain.
Seek our post, The Seasons.
We come in peace. Aloha~

-------------------------------------------------------------------------------------------------



Untuk para darah muda yang merasa kebosanan dengan hidupnya, mungkin Internship bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kalian. Mungkin sadja ini akan jadi kali pertama kalian menapaki kaki di kantor secara formal, jadi mungkin kalian akan kebingungan meilih pakaian sampai bergetar, atau malah kencing dicelana. Tapi tenang sadja, patner kami, Ludh, akan mencoba memberikan showcase tentang pilihan pakaian gaul untuk anda-anda yang ingin mencoba Internship.

Formal Fellow.
Menggunakan style standar kantoran. Kemeja lengan panjang digabungkan dengan dasi. jangan lupa kancing atas dipasang dan baju dimasukkan. Wes, sing penting rapih!

Casual Businessboy.
Outfit yang dipakai sama kayak kategori sebelumnya. Bedanya ada di style pemakaiannya, nyeleneh. Kancing atas dibuka, baju dikeluarini. Sing penting gahol!


Suit-up!
Pakaian boleh apa aja, style boleh gimana aja. Sing penting make jas! Jas disini yang dipake yang body-fit, semi formal. Kalo pake jas formal tar dikira nyaingin bos.

Graphic Designer: Ludh | Wardrobe : Centro.